Panduan Singkat Penamaan Mesin Pesawat Jepang Pada Perang Dunia 2

Penamaan mesin-mesin pesawat jepang memiliki bermacam-macam jenis nama, dan seringkali menimbulkan kebingungan baik di kalangan militer jepang maupun kalangan militer dan intelejen sekutu. dikarenakan 1 mesin bisa memiliki 6 nama yang berbeda-beda. hal ini dikarenakan nyaris tidak ada kerjasama antara IJAAS (大日本帝國陸軍航空隊 – Dai-Nippon Teikoku Rikugun Kokutai – Imperial Japanese Army Air Service) and the IJNAS (大日本帝國海軍航空隊 – Dai-Nippon Teikoku Kaigun Koukuu-tai – Imperial Japanese Navy Air Service).

1 mesin bisa memiliki hampir semua penamaan yang tertera dibawah ini, untuk beberapa mesin, data tidak tersedia untuk beberapa jenis nama :

Army Hatsudoki experimental designation / Nama Eksperimental “Hatsudoki” Angkatan Darat (Nakajima Ha41)

Army long designation / Nama Panjang Dari Angkatan Darat (contoh : Army Type100 1250hp Air Cooled Radial)

Navy experimental designation / Nama Eksperimental dari Angkatan Laut (Nakajima NK9B)

Navy Name designation / Nama Panjang Dari Angkatan Laut ( Nakajima Homare 11)

Manufacturers designation / Nama Pabrikan (Nakajima NBH)

Unified system introduced by the Ministry of Munitions in April 1942 / Sistem gabungan pada tahun 1942 oleh Kementrian Persenjataan (Kawasaki Ha-60)

Army Hatsudoki experimental designation / Nama Eksperimental “Hatsudoki” Angkatan Darat 

Mesin-mesin untuk AD Jepang / IJA diberi penomoran  ハ Ha – (エンジン – Hatsudoki) ketika dalam fase desain dan ujicoba. nomor-nomor yang dipakai tidak memiliki makna tertentu, dan disusun sesuai dengan urutan giliran eksperimen. sub-type diberi tanda -kai, -ko etc., or -I, -II, dsb

Army long designation / Nama Panjang Dari Angkatan Darat 

Ketika salah satu mesin lolos ujicoba dan diterima berdinas di IJAAS / Satuan Udara AD Jepang, mesin itu menanggalkan kode Hatsudoki yang didapat ketika masih dalam tahap desain dan ujicoba, digantikan dengan penamaan panjang resmi dari AD Jepang / IJA yang terdiri atas Tahun masuk dinas, tenaga, metode pendinginan, layout mesin.

dengan contoh : Army Type100 1250hp Air Cooled Radial(Nakajima Ha41)

Angka 100 menunjukkan tahun ketika type mesin tersebut masuk dinas, tahun ditunjukkan dalam Tahun Jepang (皇紀 kōki?)

setelah angka tahun masuk dinas, power mesin ditunjukkan dalam satuan horsepower (1250 hp)

setelah power mesin, type mesin berdasarkan metode pendinginan dan layout ditunjukkan (Air Cooled Radial)

sub-type ditunjukkan dengan istilah (Model 1, Model 2,…)

Navy experimental designation / Nama Eksperimental dari Angkatan Laut 

AL Jepang menetapkan sistem penamaan bagi mesin-mesin yang sedang dalam proses desain, pengembangan, uji-coba, sebelum kemudian digantikan dengan Nama tersendiri atau Nama dari Sistem gabungan IJA-IJN. Nama Eksperimental AL Jepang terdiri dari Atas 4 Huruf dan Digit angka, dengan susunan berurutan sebagai berikut :

  1. Manufacturer or designer / Pabrikan Pembuat / Desainer
  2. Engine type / Type Mesin; D = diesel, E = liquid-cooled inline atau K = air-cooled radial.
  3. Design Number / nomor urut desain, sesuai urutan dari 1 dan seterusnya, setiap pabrik memiliki urutan tersendiri
  4. Revision Code / Kode Revisi : Urutan Alphanumeric untuk menunjukkan modifikasi / revisi desain; contoh : A,B,C,..

misalnya : NK9A

N = Nakajima
K = Air-cooled radial
9 = ninth air-cooled radial engine designed or built by Nakajima.
A = First revision

Navy Name designation / Nama Panjang Dari Angkatan Laut 

Sistem Penamaan Panjang Dari Angkatan Laut tampaknya menjadi sistem penamaan paling sederhana dan simple diantara yang lainnya, termasuk dari Angkatan Darat. Dengan memberi Nama Unik tersendiri bagi setiap model mesin, ditambah nomor revisi. sehingga menurunkan nilai intelejen bagi musuh. contoh :  Nakajima Homare 11 (Homare = Honour)

Manufacturers designation / Nama Pabrikan 

Nama Pabrikan murni tergantung dari pabrikan mesin yang bersangkutan, tidak ada sistem terpadu yang mengatur nama pabrikan. contoh : Mitsubishi A4

Unified system introduced by the Ministry of Munitions in April 1942 / Sistem gabungan pada tahun 1942 oleh Kementrian Persenjataan

penamaan mesin-mesin pesawat dalam Imperial Japanese Navy juga berbeda dari Army, sebelum pada 1942 diputuskan untuk menggabungkan pengkodean di mesin menjadi Ha / Hatsudoki. penggabungan sistem penamaan ini ditujukan untuk mengurangi kebingungan dikarenakan nama-nama mesin yang berbeda-beda setiap jenis di setiap angkatan. penamaan-penamaan mesin pesawat jepang pasca-1942 terdiri sebagai berikut :

Sistem menggunakan ハ Ha – (エンジン – Hatsudoki) disusul dengan nomor-nomor kode yang menunjukkan setiap model mesin dari segi layout mesin, jumlah silinder, metode pendinginan, nomor model sub-seri. dengan anatomi masing-masing kode sebagai berikut :

Contoh : Mitsubishi Ha-33-62 金星 Kinsei

  • Mitsubishi – Pabrikan Pembuat
  • ハ Ha (エンジン Hatsudoki) – Mesin
  • 3 – air-cooled 14-cylinder double-row radial engine.
  • 3 – 140 mm bore, 150 mm stroke.
  • 62 – 60 series engine, second revision.
  • 金星 Kinsei – nama

setiap mesin dalam sistem ini diberi nama yang dimulai dengan huruf singkatan dari Hatsudoki, yaitu Ha dalam bahasa inggris / huruf latin, disusul dengan 2 nomor yang mengklasifikasikan jenis mesin

The first digit represented the engine classification

Digit pertama menunjukkan klasifikasi mesin :

  1. Air-cooled inline engine.
  2. Air-cooled single-row radial engine.
  3. Air-cooled 14-cylinder double-row radial engine.
  4. Air-cooled 18-cylinder double-row radial engine.
  5. Air-cooled, more than 18-cylinders, multi-row radial engine.
  6. Liquid-cooled 12-cylinder engine.
  7. Liquid-cooled, more than 12-cylinders engine.
  8. Diesel engine.
  9. Special engine.

Digit kedua menunjukkan diameter (bore) dan langkah (stroke) dari sebuah silinder mesin :

0. 130/160
  1. 140/130
  2. 150/170
  3. 140/150
  4. 140/160
  5. 130/150

Setelah nomor klasifikasi, dua digit nomor tambahan menunjukkan nomor model dan penomoran urut revisi / modifikasi mesin :

Nomor Model terdiri sebagai berikut:

  • 00 – baseline Model, biasanya Prototype
  • 10
  • 20
  • 30
  • 40
  • 50
  • 60

etc.etc.

Nomor Revisi / Modifikasi menggantikan digit kedua dari nomor model :

  • 10 – Model 10 baseline version
  • 11 – Model 10 revision 1
  • 12 – Model 10 revision 2
  • 23 – Model 20 revision 3
  • 62 – Model 60 revision 2

tidak ketinggalan, untuk memudahkan mengetahui berasal dari pabrikan mana mesin-mesin dibuat, berikut ini dilampirkan tabel pengkodean alfabetik berdasatkan pabrikan pembuatnya

A Aichi, North American
B Boeing
Bu Bucker
C Caudron, Consolidated, Curtiss-Wright
D Showa, Dewoitine, Douglas
E
F Fairchild
G Hitachi, Canadian Car & Foundry
H Hiroshi / Hiro, Hawker
He Heinkel
I
J Nihon Kogato Hikoki, Junkers
K Kawanishi, Kinner
L Lockheed
M Mitsubishi, Airspeed
N Nakajima
O
P Nihon Hikoki, Potez
Q
R
S Sasebo
T
U
V Seversky, Vought
W Kyushu, Watanabe
X
Y Yokosho, Kusho, Kugisho (“Yokosuka”)
Z Mizuno

Pengkodean lainnya :

ネ Ne 燃焼 Nensho (turbojet)
— 機銃 Kijuu (machine gun)
ハ Ha エンジン Hatsudoki (engine) – Joint IJA/IJN

Tabel dibawah ini menunjukkan Mesin-Mesin yang beroperasi di AD maupun AL Jepang, dengan Kode Panjang, Kode Singkat, Nama Populer maupun Kode Ha / Hatsudoki gabungan IJA-IJN pasca 1942

PABRIKAN PEMBUAT Nama Singkat (IJA) Nama Panjang (IJA) Nama Singkat (IJN) Nama (IJN) Kode Pabrikan Kode Gabungan IJA-IJN Catatan
Nakajima Ha1 Army Type 97 650hp Air-cooled Radial longevity (寿Kotobuki?) AH
Mitsubishi Ha2 Army Type 93 700hp Water Cooled In-line
Nakajima Ha5 Army Type 97 825hp Air Cooled Radial
Mitsubishi Ha6 MK1 heavens name (震天Shinten?) A6(7) 14 cyl. radial
Nakajima Ha8 Army Type 94 550hp Air Cooled Radial
Kawasaki Ha9 Army Type 98 850hp Liquid Cooled In-line liquid-cooled V-12 (BMW VI)
Hitachi Ha12 Army Type 95 150hp Air Cooled Radial
Hitachi Ha13 Army Type 95 350hp Air Cooled Radial
Hitachi Ha13a Army Type 98 450hp Air Cooled Radial
Nakajima Ha20
Nakajima Ha25 Army Type 99 975hp Air Cooled Radial / Army Type 99 950hp Air Cooled Radial NK1 prosperity (栄 Sakae?) Ha-35
Mitsubishi Ha26 Army Type 99 900hp Air Cooled Radial MK2 holy star (瑞星 Zuisei?) A14 Ha-31
Hitachi Ha38 600 hp 9-cyl radial
Nakajima Ha39
Kawasaki Ha40 Army Type 2 1,100hp Liquid Cooled In-line Ha-60 liquid-cooled V-12
Nakajima Ha41 Army Type 100 1,250hp Air Cooled Radial
Hitachi Ha42 9-cyl radial
Nakajima Ha45 Army Type 4 1,900 hp Air-cooled Radial NK9 honour / praise (誉Homare?) NBA Nakajima Ha-45
Hitachi Ha47 Army Type 4 110hp Air Cooled Inline GK4 fresh wind (初風Hatsukaze?)
Mitsubishi Ha101 Army Type 100 1,450hp Air Cooled Radial MK4 Mars (火星 Kasei?) A10 Ha-32
Mitsubishi Ha102 Army Type 100 1,050hp Air Cooled Radial MK2 holy star (瑞星 Zuisei?) A14 Ha-31
Nakajima Ha103 NK7 protector (護Mamoru?) NAK Ha-36
Mitsubishi Ha104 Army Type 4 1,900hp Air Cooled Radial
Nakajima Ha105
Nakajima Ha109 Army Type 2 1,450hp Air Cooled Radial Ha-34
Mitsubishi Ha111 Army Type 100 1,450hp Air Cooled Radial MK4 Mars (火星 Kasei?) A10 Ha-32
Mitsubishi Ha112 Army Type 4 1,500hp Air Cooled Radial MK8 golden star (金星Kinsei?) A8 Ha-33
Nakajima Ha115 Army Type 1 1,150 Air Cooled Radial
Nakajima Ha117
Kawasaki Ha140 liquid-cooled V-12
Nakajima Ha145
Kawasaki Ha201 Kawasaki Ha-72 liquid-cooled inverted V-24
Mitsubishi Ha211 MK9 Mitsubishi Ha-43
Mitsubishi Ha214
Nakajima Ha219 Nakajima Ha-44
Nakajima Ha315
Nakajima Ha505 projected 5,000 hp 36-cyl radial engine
Aichi Aichi AE1 Aichi Atsuta
Aichi Ha-70 Coupled Atsuta 30 engines
Hiro Hiro Type 14 620 hp
Hiro Hiro Type 90 600 hp water-cooled W-12 500 hp W-12 (Lorraine 12F Courlisdevelopment)
Hiro Hiro Type 91 520 hp water-cooled W-12 500 hp W-12 (Lorraine 12Ebdevelopment)
Hiro Hiro Type 94
Hitachi / Gasuden breeze (端風Hatakaze?)
Hitachi / Gasuden encampment wind (陣 風 Jimpu?) 150 – 160 hp 7 cyl. radial
Hitachi / Gasuden divine wind (神風Kamikaze?) 160 hp 7-cyl. radial
Hitachi GK2 heavenly wind (天風Amakaze?) / heavenly father (天父 Tempu?)
Hitachi Ha-23 4-cyl invrted in-line
Ishikawajima Shibauru Turbine Company /Yokosuka (Kugisho) Ishikawajima Ne-20 (Japanese: 石川島 ネ-20) turbojet
Ishikawajima Shibauru Turbine Company Ne-30 turbojet
Ishikawajima Shibauru Turbine Company Ne-130 turbojet
Kawasaki Army Type 95 800hp Liquid Cooled In-line liquid-cooled V-12 (BMW VI)
Maru Industries Maru Ka-10 pulse-jet
Mitsubishi A2 320 hp
Mitsubishi A4 760 hp
Mitsubishi A9
Mitsubishi Army Type 92 400hp Air Cooled Radial A5 Ha-33
Mitsubishi MK10
Mitsubishi Ne-330 turbojet
Nakajima light ( 光 Hikari?)
Nakajima NK11
Mitsubishi Mitsubishi Tokuro-1 Ro.1
Mitsubishi Army Type3 Rocket KR10 Mitsubishi Tokuro-2 Ro.2 Walter HWK 109-509
Mitsubishi Army Type 2 Rocket Mitsubishi Tokuro-3 Ro.3
Ne-12 turbojet
Nakajima – Hitachi Ne-230 turbojet
Tsu-11 Thermojet
Navy Type 4 Model 1 solid fuel rocket
Kobe Argus As 10
Ka-10 Argus As 109-014 Pulsejet

Sumber :

  1. Mikesh, Robert; Shorzoe Abe (1990). Japanese Aircraft 1910–1941. london: Putnam. ISBN 978-0-85177-840-2.
  2. Jump up^ Francillon, Rene (1979). Japanese Aircraft of the Pacific War. London: Putnam & Company Limited. ISBN 0 370 30251 6.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s